Baterai dan soket kontak bukan satu-satunya sumber listrik. Kelak, sumber energi bisa dihasilkan untuk smartphone dari lingkungan/alam sekitar kita. Ahli material AS dan Cinatelah mengembangkan generator mini yang bisa “mengesktrak” energi dari getaran halus. Generator ini terbuat dari sejenis plastik PVDF (polyvinylidene fluoride) yang menghasilkan listrik dari tekanan dan regangan. Fluoroplastic biasanya dipakai sebagai bahan pelapis dan filter, serta juga ditemukan dalam speakers dan mikrofon.

Generator dibuat dari PVDF compound yang disisipi dengan partikel zinc-oxide, yang dibentuk menggunakan hydrochloric-acid. Bentukan yang terjadi akan berstruktur pori yang lembut dan fleksibel, serta memiliki lubang besar. Bahan ini bersifat sangat sensitif terhadap segal jenis getaran. Lapisan film PVDF didapatkan dari proses akhir manufaktur. Foil tembaga tipis tersebar sebagai elektrode pada kedua sisinya. Anda cukup meletakkan smartphone yang dipasang nano-generator ini di kursi samping untuk memulai proses charging saat Anda mengemudi.

Baterai akan terisi saat getaran halus dengan nilai tertinggi pada tegangan 11 Volt dan arus 9.8 mikro Ampere (pada getaran 40 Hertz). Bahan yang digunakan generator ini juga murah dan tidak beracun. Spons PVDF juga mungkin ditempelkan pada badan manusia sebagai sumber energi. Nano-generator jug abisa dipakai sebagai charger sensor mikro. Namun, metode lain pun juga ada untuk tujuan tersebut, yaitu dengan mengambil energi dari gelombang radio.

Sumber energi dari gelombang radio

Menurut para ahli, lebih dari 50 milyar perangkat mikro akan saling berkomunikasi di tahun 2020. Semuanya membutuhkan energi, meskipun mustahil semua sensor di pinggir jalan harus dipasok listrik. Peneliti University of Washington telah mengembangkan sistem komunikasi radio yang menggunakan energi dari sinyal radion dan TV. Meskipun “serapan” energinya masih rendah, tapi sudah cukup untuk mentransmisikan pesan.

Kecepatannya transmisinya mencapai 1000 bps dan memanfaatkan gelombang pemancar TV yang berjarak 800 m hingga 11 km. Seperti halnya dinamo sepeda, pergerakan badan kita pun bisa dikonversikan menjadi energi listrik sehingga bisa dipakai unutk mengisi baterai smartphone. Peneliti Georgia Institute of Technology telah membuat sebuah generator (memiliki empat keping yang saling ditumpuk) yang dapat menghasilkan energi dari gesekan. Tiga keping terpasang statis (tidak bergerak). Suatu elektrode dipasang di atasnya.

Sebuah keping tembaga bergerak di atasnya. Tegangan dihasilkan ketika rotor menggesek lapisan emas yang ada di permukaannya. Generator pun menghasilkan arus yang stabil hingga 1.5 W. Generator ini relatif kecil (diameter 10 cm, volume 0.6 cm3) dan ringan (1,1 gr) sehingga bisa dikantongi. Dengan demikian, cobalah bayangkan betapa mudahnya Anda mendapat pasokan listrik di mana saja hanya dengan mengosok-gosok.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *