Pertanyaan : Kami menginginkan rumah simpel yang minim perawatan. Selain itu juga kami ingin ada permainan tangga di dalam rumah. Lahan yang kami miliki 5m x 25m, dalam lahan yang sangat terbatas ini, yang kami butuhkan saat ini adalah sebagai berikut. 1. Carport 2. Ruang Tamu 3. Ruang keluarga (jika memungkinkan) 4. Ruang tidur utama 5. 2 ruang tidur anak 6. 2 ruang mandi di bagian depan dan belakang (jika memungkinkan) 7. Musala 8. Dapur 9. Jemuran dan taman.

Karena lahan kami yang begitu panjang, kami menginginkan adanya taman di dalam (tengah-tengah) rumah agar ruangan menjadi terang dan sejuk. Namun kami khawatir jika musim hujan datang, kira-kira bagaimana menurut Mas Wijoyo agar aman dari genangan air pada saat hujan?

Jawaban : Rumah Anda memiliki lebar yang terbatas, jadi seandainya Anda menginginkan adanya ruang dengan permainan tangga, saya rasa akan sangat tidak nyaman nantinya. Ruangan akan terpisahpisah oleh ketinggian lantai yang berbeda. Selain itu perbedaan ketinggian lantai di rumah yang luasnya terbatas mendatangkan lebih banyak bahaya untuk orang tua yang penglihatannya sudah berkurang dan anak-anak yang aktivitasnya banyak. Perbedaan ketinggian lantai dapat membuat mereka terjatuh.

Namun saya mencoba memberikan solusi alternatif rumah dengan permainan split level, yaitu permainan ketinggian separuh atau setengah lantai, berupa penambahan setengah lantai di antara dua lantai bangunan. Dengan cara ini rumah seolah memilki ruang dan lantai lebih. Untuk memasuki rumah dari teras, Anda akan naik tangga di luar rumah setinggi lebih kurang 1,50m. Demikian juga dari samping. Dengan demikian area foyer, ruang makan, dapur, dll., yang berada di level 0,00 memilki ketinggian 1,50m dari carport.

Dari level 0,00 ini Anda akan menaiki lagi tangga dengan ketinggian kurang lebih 1,80m yang sebetulnya merupakan bordes (area istirahat di tangga), untuk menuju ke lantai 2. Area bordes ini saya perluas menjadi sebuah ruang salat berikut tempat wudhunya. Ruang wudhu dan ruang salat ini dinamakan lantai mezanin. Dari lantai mezanin, Anda menaiki tangga lagi untuk menuju ke lantai 2.

Di sini ada ruang keluarga. Di lantai 2 ini, selain ruang keluarga, akan ada ruang tidur 2 buah berikut kamar mandi dan area servis (ruang cuci, jemur, dan setrika). Seandainya di kemudian hari Anda memerlukan ruang tidur pembantu, area servis ini masih cukup untuk dibuat sebuah kamar dan kamar mandi servis.

Dari denah Anda dapat melihat bahwa ruang terbuka yang ada tidak luas, namun cukup efektif untuk memasukkan sinar matahari dan sebagai sirkulasi udara. Semua ruang tidur mendapatkan bukaan yang cukup. Dapur dan ruang keluarga juga masih mendapatkan bukaan ke arah carport dan inner court di samping ruang tidur utama. Di lantai 2, apabila bukaan untuk ruang keluarga dirasakan kurang, Anda dapat membuat bukaan di atas ruang keluarga. Sebagai ilustrasi tampak, saya buatkan rumah anda menggunakan atap beton, yang memudahkan Anda jika ingin membuat bukaan di atap.

Nah itulah tips membangung rumah di lahan yang memanjang. Dan agar kenyamanan rumah tetap terjaga ketika listrik sedang padam dibutuhkan genset sebagai sumber listrik cadangan. Harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor jual genset Perkins di Bandung.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *